10 Langkah Awal dan Cara Berjualan di Lazada Tahun 2021

Lazada merupakan platform e-commerce alias website khusus untuk menjual dan membeli barang. Web ini memang didesain untuk siapapun, tidak terbatas pemilik produk resminya saja. Cara berjualan di Lazada pun tidak sulit, meskipun kamu harus memperhatikan banyak hal.

Berjualan di situs online tidak sama dengan situs milik pribadi. Pasalnya, kamu akan berkompetisi dengan banyak penjual yang juga menjual barang yang sama.

Untuk itu, perhatikan cara-cara dan tips yang ada di bawah ini sebelum kamu memulai berjualan di platform Lazada.

Baca Juga: Cara Dropship di Shopee ke Tokopedia, Tanpa Modal tapi Cuan!

Langkah-Langkah dan Cara Berjualan di Lazada

Mari simak langkah-langkah untuk mulai berjualan di e-Commerce Lazada di bawah ini.

1. Mendaftar di situs Lazada

  • Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mendaftar sebagai anggota terlebih dahulu. Ada baiknya, kamu melakukan pendaftaran ini melalui komputer karena interfacenya jauh lebih mudah. Langkah-langkah pendaftarannya adalah:
  • Masuk ke situs Lazada Indonesia, yaitu https://lazada.co.id dan tunggu hingga layar menampilkan website secara utuh.
  • Kemudian temukan pilihan “Menjadi Seller”. Klik bagian tersebut.

Cara berjualan di Lazada

  • Klik pilihan “Daftar Sekarang”. Layar akan menampilkan kolom untuk mendaftarkan diri sebagai seller.
Daftar jadi Penjual di Lazada
Sumber: Lazada
  • Isi kolom-kolom tersebut dengan informasi yang benar dan utuh seperti nama toko, tipe toko, lokasi toko, nomor telepon aktif, alamat e-mail, password dan validasi bahwa kamu bukan robot. Nanti, akan ada tautan yang masuk ke e-mail atau SMS untuk aktivasi akun.
  • Lakukan aktivasi akun sesuai instruksi dan juga dalam jangka waktu yang sudah ditentukan. Setelah diklik, kamu akan dibawa ke layar untuk melengkapi berbagai info terkait data pribadi lainnya.
  • Upload foto dari kartu identitas (KTP/KITAS/Paspor).
  • Upload bagian depan dari buku rekening tabungan kamu.

2. Menandatangani kontrak

Lazada merupakan platform yang sangat ketat, sehingga kamu akan diminta untuk melengkapi form pendaftaran dengan tanda tangan kontrak. Bagian tanda tangan kontrak adalah bagian dari persetujuan mengenai syarat tertentu dan seller harus tunduk dengan peraturan yang ada di Lazada.

Untuk itu, kamu perlu membacanya dengan sangat hati-hati. Lazada tidak akan menerima komplain untuk pasal-pasal yang sudah disebutkan dalam syarat tersebut. Kamu juga harus membedakan tipe toko, berbentuk perorangan atau perusahaan karena perlakuannya akan berbeda setelah berjalan.

3. Siapkan foto dan upload

Sudah selesai dengan pendaftaran, kamu harus melanjutkan dengan mengupload produk yang kamu jual. Ada banyak hal yang kamu persiapkan seperti foto produk. Foto adalah hal yang paling penting karena di platform ini diwajibkan untuk memiliki foto yang jelas.

Kalau kamu menjual produk sendiri, pastikan kamu mengambil fotonya dengan jelas, terang dan terlah diedit supaya tampak menarik. Hanya saja, editan tidak boleh mengubah warna baju. Kamu tidak boleh mencuri foto orang lain karena akan terkena sangsi dari Lazada.

4. Siapkan judul produk

Menentukan judul produk adalah hal yang penting. Pasalnya, orang-orang akan kesulitan untuk menemukan produk kamu jika kamu mencantumkannya tidak tepat. Judul produk tidak boleh lebih dari 15 kata, sehingga harus ditulis dengan jelas dan singkat.

Kamu bisa mencontek judul produk dengan kompetitor yang produknya banyak dibeli. Selain trusted, kemungkinan besar toko tersebut menjadi laku lantaran pembeli menemukan produk tersebut pertama kali setelah mencari. Sesuaikan deskripsi tambahannya sesuai yang kamu jual.

5. Siapkan kategori produk

Jangan abaikan pentingnya kategori produk dalam cara berjualan di Lazada. Pasalnya, pengguna tak hanya mencari produk melalui search bar. Mereka juga mencari lewat kategori produk sehingga memudahkan pencarian bagi mereka karena auto filter yang disediakan oleh Lazada.

Hal yang pertama adalah dengan memasukkan judul produk. Jangan hanya mencantumkan merknya saja, namun kamu juga perlu menulis jenis produknya. Kemudian, Lazada akan mengklasifikasikan produk tersebut ke dalam opsi kategori. Pilih yang relevan atau mendekati kategori produk.

Bagaimana jika kamu masih bingung untuk menentukan kategori yang tepat? Carilah penjual yang menjual barang yang sama atau relevan denganmu. Kemudian, lihat cara mereka mengkategorikan produknya. Pastikan yang kamu contoh adalah penjual dengan kumpulan testimoni positif.

6. Lengkapi deskripsi produk

Deskripsi produk saat berjualan di Lazada adalah hal yang penting. Pembeli tidak bisa menentukan barang yang akan dibeli jika hanya melalui foto saja. Itu sebabnya, kamu harus melengkapi kolom deskripsi produk dengan kalimat yang jelas dan ditulis dengan berbobot.

Apa saja yang harus kamu cantumkan? Yang paling utama adalah keunggulan produk jika dibandingkan dengan merk yang diusung oleh kompetitor. Selain itu, cantumkan apa saja yang menjadi keuntungan pembeli jika membeli barang tersebut.

Jika kamu menjual produk fashion, maka sangat penting untuk mengisi penjelasan tentang material produk. Kemudian, jika produk yang dijual harus dipakai dengan langkah tertentu maka cantumkan langkah-langkahnya. Bagian penting lain yang tidak boleh ketinggalan adalah garansi toko.

7. Isi atribut barang

Tak hanya deskripsi produk, kamu juga sebaiknya mengisi bagian atribut. Apa yang dimaksud dengan atribut? Hal ini adalah informasi dari platform untuk pemilihan barang berdasarkan spesifikasinya. Contohnya adalah model, warna, material, motif, hingga merk produknya.

Atribut juga berfungsi sebagai filter. Pembeli biasanya akan menggunakan opsi filter untuk mencari barang, baik secara general maupun di dalam toko kamu. Jadi, produk yang relevan akan muncul sesuai filter terpilih. Bagian ini berada di bagian bawah setelah scroll deskripsi.

8. Promosikan produk

Agar produk kamu bisa berkompetisi dengan seller lain, kamu bisa memanfaatkan fitur promosi. Fitur yang satu ini bisa mengoptimasi toko sehingga terlihat oleh calon pembeli. Dengan begitu, penjualan kamu pun bisa terdongkrak. Ada dua cara untuk mempromosikan produk.

Cara pertama adalah dengan memilih produk campaign, yang sedang promo, atau yang banyak masuk ke dalam troli. Namun kamu harus memiliki rating di atas 70%. Cara kedua adalah dengan afiliasi berbayar dengan komisi persen dari harga barang tersebut.

9. Berikan voucher ke pembeli

Pembeli akan merasa sangat senang ketika mendapatkan voucher. Mereka akan berbelanja ke toko kamu, apalagi jika vouchernya cukup besar. Kamu juga bisa meningkatkan penjualan dengan pemberlakuan voucher. Pembuatan voucher di Lazada juga cukup mudah.

Kamu hanya perlu mengklik bagian promosi, lalu membuat voucher. Informasi yang harus kamu masukkan di antaranya adalah nama voucher, jenis voucher, masa berlaku, total voucher yang akan dibagikan dan penempatan voucher. Hati-hatilah ketika memasukkan jumlah dan total voucher.

10. Desain toko kamu

Langkah terakhir agar toko kamu dilirik adalah dengan mendesain toko. Lazada menyediakan bagian header untuk menampilkan identitas toko kamu. Pilihlah header yang sesuai dengan brand yang kamu jual. Desain terlebih dahulu header kamu yang terdiri dari logo.

Selain header, kamu juga perlu menampilkan banner. Banner ini akan tampil saat calon pembeli melakukan scroll hingga ke bagian bawah toko. fitur ini disebut dengan banner builder. Kamu juga bisa bermain-main dengan teks, layout dan warna banner.

Setelah melakukan cara berjualan di Lazada tersebut, bersiaplah kedatangan para pembeli. Jangan lupa untuk selalu bersifat ramah dan merespon pesan dengan cepat. Dengan begitu, penjualan kamu akan melonjak dan memperoleh ulasan positif dari pembeli.

A part-time blogger, content writer, and WordPress enthusiast. Craving for everything about SEO and digital marketing.

Tinggalkan komentar