8 Cara Melamar Kerja Lewat Email yang Baik dan Benar

Walaupun terbilang mudah, kamu tetap tidak boleh asal-asalan dalam melamar pekerjaan lewat email. Kamu harus paham bagaimana cara melamar kerja lewat email yang baik dan benar. Lamaran pekerjaan yang baik tentu akan menjadi pertimbangan recruiter atau HRD perusahaan tujuan.

Sebaliknya, jika email lamaran pekerjaanmu bermasalah maka sudah bisa dipastikan bahwa email tersebut akan diabaikan.

Alangkah lebih baiknya untuk membuat segalanya tersusun dengan baik dan sistematis sehingga diharapkan kedepannya bisa memberikan kabar baik.

Baca juga: Pengalaman Kerja Remote

Cara Melamar Kerja Lewat Email yang Baik dan Benar

Demi menghindari resiko email yang diabaikan oleh pihak recruiter atau HRD perusahaan tujuan, maka sebaiknya kamu perlu mengetahui bagaimana etika melamar pekerjaan terbaik.

Khususnya lewat email. Sebelum melamar pekerjaan, coba cermati beberapa hal berikut.

1. Pakai Alamat Email Menggunakan Nama Asli

Jika kamu menjadi HRD suatu perusahaan, apa yang akan kamu lakukan jika ada lamaran pekerjaan atas nama email [email protected]? Tentu alamat email tersebut akan terkesan sangat tidak profesional. Nama email tersebut tampak begitu alay sehingga menimbulkan ketidakpercayaan dari sisi recruiter.

Pelamar dengan email semacam itu nantinya akan dianggap tidak profesional. Apalagi jika nanti sudah diterima bekerja. Jika alamat emailmu masih terdengar alay, sebaiknya kamu ubah sekarang juga. Misalnya:

2. Siapkan Berkas atau Dokumen yang Dibutuhkan

Setelah memastikan kamu sudah membuat alamat email yang profesional, berikutnya kamu bisa mulai menyiapkan berkas yang dibutuhkan. Cermati dengan benar berkas apa saja yang dibutuhkan untuk melamar pekerjaan. Jangan sampai ada satupun yang terlewatkan.

Secara umum, berkas yang perlu disiapkan untuk melamar suatu pekerjaan diantaranya CV, surat lamaran pekerjaan, ijazah, transkrip nilai, KTP, SKCK, kartu pencari kerja, portofolio dan sebagainya.

Berkas yang perlu disiapkan biasanya bisa kamu temukan dalam informasi lowongan pekerjaan.

Terkadang ada juga perusahaan yang meminta untuk menyertakan surat keterangan magang bagi lulusan baru dan pengalaman kerja atau paklaring bagi yang memang sudah berpengalaman. Lampirkan juga semua hal yang kamu punya.

3. Scan File dan Perhatikan Ukurannya

Setelah menyiapkan seluruh berkas yang dibutuhkan, pastikan kamu langsung menscan file-file tersebut. Kamu juga perlu memperhatikan format scanan file berbentuk PDF.

Biasanya hasil scanan memiliki ukuran yang besar. Untuk itu, kamu perlu mengompresnya agar ukuran file tersebut menjadi kecil.

Usahakan ukuran file scanan tersebut tidak sampai 1 MB. Apalagi file yang discan ada banyak jumlahnya. Biasanya keseluruhan file scanan jika ditotal tidak boleh lebih dari 5 MB.

Tentunya, semakin banyak berkas maka semakin keras juga usahamu untuk melakukan kompresi file.

  • Keseluruhan Berkas Dilampirkan dalam 1 File PDF

Jika kamu sudah selesai menscan file dan melakukan kompresi, berikutnya kamu susun file-file tersebut menjadi satu kesatuan PDF. Dalam hal ini kamu bisa menggunakan aplikasi tambahan. Hindari melampirkan file dalam bentuk .rar maupun .zip kecuali jika diminta.

  • Gunakan Penamaan File

Layaknya alamat email, kamu juga perlu memberikan penamaan berkas yang profesional. Jadi, kamu tidak boleh sembarangan dalam melakukan penamaan file. Misalnya, Surat Lamaran Pekerjaan Sujarwo, Berkas Lamaran Kerja Asiyah dan sebagainya. Hindari penamaan file yang alay.

4. Cermati Pengisian Subject Email

Mengisi subject email adalah salah satu langkah yang harus kamu cermati dalam etika cara melamar kerja lewat email yang baik dan benar. Etika semacam ini sangat penting bagi para recruiter guna mengetahui jenis email yang mereka terima.

Dengan mengisi subject email yang benar, maka hal tersebut akan membuat recruiter bisa segera melihatnya.

Sebaliknya, apabila tidak ada subject maka biasanya tim recruiter akan mengabaikannya dan dianggap spam. Biasanya recruiter sudah meminta format subject pada info lowongan pekerjaan.

Jika memang sudah disiapkan formatnya, maka kamu tinggal mengikutinya saja. Jangan membuat subject sendiri apabila sudah ada ketentuannya.

Contoh subject email diantaranya: Suci_Copy Writer, Anwar_Admin Sales, Bilqis_Akunting dan sebagainya.

5. Tuliskan Pengantar Pada Bagian Badan Email

Selain subject email, hal lain yang kerap dilupakan tim recruiter adalah pengantar yang ada pada bagian badan email.

Kamu dapat mengisi cover letter pada bagian badan email. Ini merupakan surat pengantar yang dibuat ketika mengirimkan berkas lamaran pekerjaan.

Bagian ini perlu ditulis dalam bahasa yang formal.

Kamu perlu mencantumkan tentang tujuan penulisan email, informasi data pelamar, informasi berkas yang dilampirkan, tanda tangan hormat dan sebagainya secara lengkap. Utamakan sopan santun, ya!

Ketika kamu sudah menulis cover letter, pastikan kamu mengecek ulang lampiran berkas yang kamu siapkan. Jangan sampai ada yang ketinggalan atau terlewatkan.

Dengan demikian, kamu akan semakin berpeluang untuk direview oleh tim recruiter perusahaan tujuan.

6. Kirim Email Lamaran Pekerjaan Ketika Ada Pada Jam Kerja

Saat mengirimkan email pekerjaan, kamu juga perlu mencermati etikanya. Memang benar bahwa kamu bisa mengirimkannya sewaktu-waktu. Akan tetapi, sebaiknya kamu memahami bagaimana etika seharusnya untuk melamar pekerjaan.

Ketika mengirim email, sebaiknya kamu lakukan pada jam kerja. Jam kerja secara umum mulai dari pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Jadi, apabila kamu sudah menyiapkan seluruh berkas lamaran pada malam hari, maka sebaiknya simpan terlebih dahulu dan kirim pada keesokan harinya.

Kamu harus tahu bahwa lamaran pekerjaan akan efektif apabila kamu sudah mengirimkannya sesuai dengan etika yang berlaku. Untuk itu, penting sekali mencermati setiap detail hal dalam melamar pekerjaan.

8. Isikan Alamat Email Perusahaan yang Benar

Selain memperhatikan etika waktu dalam pengiriman surat lamaran pekerjaan, kamu juga perlu mengisi alamat email perusahaan yang benar. Jangan sampai keliru satu huruf pun sebab hal tersebut bisa menyebabkan surat lamaranmu tidak akan terkirim.

Nantinya jika kamu keliru menuliskan alamat email perusahaan, maka kamu akan memperoleh balasan bahwa email kamu tidak terkirim.

Tentu saja itu membuat kamu semakin jengkel. Untuk itu, cermatilah secara benar, ya! Termasuk huruf kapital dan domain email.

Kamu juga bisa mencermati alamat email perusahaan yang palsu. Apalagi saat ini marak sekali penipuan tentang informasi lowongan pekerjaan. Biasanya alamat email perusahaan yang benar mempunyai domain .co.id bukannya gmail.com dan domain pribadi lainnya.

8. Ucapkan Terimakasih

Jika setelah mengirim surat lamaran pekerjaan dan kamu mendapatkan email balasan dari tim recruiter, maka sebaiknya jangan lupa sampaikan ucapan terimakasih. Jangan sungkan untuk berterima kasih kepada tim recruiter.

Sampaikan bahwa kamu benar-benar tertarik dengan posisi yang tersedia dan kiranya bisa lanjut ke tahapan berikutnya dalam proses rekrutmen tersebut. Gunakan bahasa yang sopan dan sesuai EYD, ya! Hindari kesalahan apapun.

Cara melamar kerja lewat email yang baik dan benar perlu dicermati dengan baik. Terutama dalam hal etika yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Apalah arti sebuah prestasi tanpa dibarengi dengan etika yang bagus. Untuk itu, poin etika harus benar-benar diperhatikan dengan seksama.

Share:

Tinggalkan komentar