Cara Mengaktifkan Rekening BCA yang Sudah Mati Tanpa Biaya

Selamat datang di IDBlogging.com, pada artikel ini kamu akan mengetahui bagaimana sih cara mengaktifkan rekening bca yang sudah mati atau tidak aktif. Lengkap dengan rincian biaya yang mesti kamu keluarkan untuk mengaktifkannya kembali.

Ngomong-ngomong soal cara mengaktifkan rekening BCA (Bank Central Asia) ini, kebetulan saya pribadi baru beberapa minggu yang lalu mengaktifkan rekening BCA yang sudah mati karena lebih dari 6 bulan tidak digunakan.

Nah.. Oleh karena itu, artikel ini sengaja saya buat untuk berbagi, supaya kamu yang bertanya tanya mengenai cara dan berapa biaya untuk mengaktifkan kembali rekeningnya, akan mendapatkan informasi yang valid.

Ya valid dong…

Ini kan pengalaman pribadi saya. jadi ya akurat.. InsyaAllah.

Lanjut ya simak sampai selesai.

Baca Juga: 7 Bank dengan Potongan Biaya Admin Paling Murah

Berapa Lama Rekening BCA Mati/Ditutup?

Sebelum berbicara tentang cara mengaktifkan kembali rekening BCA, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui.

Apabila saldo rekening bank BCA mu adalah no rupiah dalam jangka waktu tertentu, maka bisa jadi rekening mu akan ditutup.

Saya lansir dari Bank BCA sendiri, ketentuannya adalah sebagai berikut:

  • Untuk rekening Tahapan/Tapres/Tahapan Gold, Tahapan Xpresi, TabunganKu dan BCA Dollar, sistem BCA akan menutup rekening bila saldo 0 (nol) selama 6 bulan berturut-turut.
  • Rekening Giro akan ditutup oleh sistem BCA jika saldo 0 (nol) selama 6 bulan berturut-turut.
  • Rekening Simpanan Pelajar akan ditutup sistem BCA jika rekening dalam kondisi mati suri (dormant) dengan saldo di bawah atau sama dengan Rp5 ribu.

Nah kira-kira dari penjelasan awal kamu bisa menebak apakah rekening kamu masih aktif atau sudah non aktif.

Kebetulan 7 bulan yang lalu saldo di rekening BCA saya hanya bersisa 100.000, ya sudah wasalam.

Namun Jangan keburu menyimpulkan rekeningmu ditutup.

Karena bisa jadi rekeningmu hanya mati suri / dormant, dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Rupiah, saldo minimal Rp10 juta.
  • Dollar Amerika Serikat, saldo minimal US$1.000.
  • Dollar Singapura SG$2.000.
  • Dollar Hong Kong, saldo minimal HK$8.000.
  • Euro, saldo minimal EUR€1.000.
  • Poundsterling, saldo minimal GBP£1.000.
  • Dollar Australia, saldi minimal AU$2.000.
  • Yen Jepang, saldo minimal JP¥150.000.
  • Renminbi China, saldo minimal RMB¥7.000.

Kabar baiknya, apabila rekeningmu masih mati suri, kamu masih tetap bisa melakukan transaksi seperti normal. Baik lewat ATM, m-BCA, dan Klik-BCA.

Tapi…

Untuk transaksi yang jumlahnya melebihi limit harian, kamu wajib mengaktifkan rekening BCA yang sudah dormant tersebut ke kantor cabang bank BCA terdekat.

….Intinya sih kalau masih dormant, kamu nggak perlu khawatir.

Beda halnya dengan rekening bank bca yang sudah mati. Kamu perlu melakukan pengecekan manual seperti penjelasan yang saya tulis dibawah ini.

Pertama, kamu mesti cek apakah rekeningmu masih bisa digunakan atau tidak.

Lantas bagaimana cara mengeceknya? Lanjut simak penjelasannya dibawah ini.

Baca Juga: Cara Membuat ATM BCA Terbaru, Syarat dan Setoran Awal

Cara untuk mengetahui apakah rekening BCA masih aktif atau tidak?

Kamu tidak perlu terburu-buru pergi ke BANK BCA terdekat untuk mengeceknya.

Lakukanlah 2 langkah sederhana ini:

  1. Cek saldo di Mobile Banking (kalau punya mobile banking) – Apabila rekening BCA kamu sudah dalam kondisi non aktif, maka akan muncul notifikasi “akun tidak aktif, silahkan datangi cabang BCA terdekat”
  2. Melakukan pengecekan saldo ATM, coba lakukan pengecekan saldo di ATM terdekat. Kalau atm kamu tidak bisa digunakan artinya sudah pasti rekening BCA kamu sudah mati/non aktif.
  3. Atau Telfon call center Bank BCA ke 1500888, sayang pulsa uey…

Dari kedua cara di atas, pilih saja salah satu yang paling mudah menurut kamu ya. Nggak perlu dua-duanya.

Cara Mengaktifkan Rekening BCA yang Sudah Mati/Tidak Aktif

Setelah kamu mengetahui dan yakin bahwa rekening BCA kamu sudah tidak aktif oleh pihak bank, kamu bisa lanjut ke langkah-langkah berikut ini.

  1. Persiapkan dokumen pendukung seperti: KTP, Buku Rekening, dan Kartu ATM. Oh iya jangan lupa bawa handphone ya, karena akan di refresh mobile bankingnya sekalian. Ketiga dokumen di atas wajib hukumnya kalau kamu urusan kamu di Bank lancar.
  2. Bebas memilih kantor cabang Bank BCA terdekat. Asalkan kamu sudah punya eKTP, kamu bisa pergi cabang mana saja yang paling dekat dengan tempat tinggalmu.
  3. Setelah sampai di cabang terdekat, kamu akan di pandu oleh security yang ramah-ramah. Utarakan saja tujuanmu ke bank BCA. Dengan senang hati mereka akan membantu permasalahan kita.
  4. Mengambil nomor antrian dan menunggu giliran.
  5. Setelah tiba giliran kamu, kamu ceritakan saja apa masalah mu kepada tellernya.
  6. Biasanya mereka akan menanyakan hal-hal terkait rekening yang sudah mati tersebut. Sudah berapa tidak transaksi, saldo terakhir dan sejenisnya.

Biar lebih gampang langkah-langkah pengaktifan rekening BCA lanjut dibawah ya.

Berapa Biaya Mengaktifkan Rekening BCA yang sudah Mati?

Setelah berdiskusi ini itu dengan teller mengenai permasalahan rekeningmu, biasanya keputusannya adalah memuskahkan rekening yang lama dan menggantinya dengan yang baru.

Karena memang ternyata rekening BCA yang sudah mati tidak dapat dihidupkan kembali.

Nah sebelum menggantinya yang baru, tentu biaya yang menjadi persoalan bukan?

Kalau secara nalar, mudahnya biaya untuk mengaktifkan rekening bca yang sudah mati adalah nol rupiah.

Tapiii…

Nyatanya tidak demikian, karena kita akan tetap diminta memberikan deposit seperti layaknya membuka rekening baru.

Besaran depositnya pun beragam lho.

Kalau tujuanmu memiliki rekening BCA adalah tujuan pribadi atau hanya tabungan pribadi, biasanya deposit awal yang diminta sebesar Rp. 500.000 rupiah.

Nah kalau di kasus yang terjadi pada saya, karena kantor cabang Bank BCA tempat saya mengaktifkan kembali  rekening yang sudah mati tersebut adalah rekanan kantor tempat saya bekerja, maka biaya deposit hanya diminta Rp.200.000 saja.

Eits jangan bingung dulu.. Itu deposit tetep jadi hak milik kita kok, ibaratnya tabungan awal.

Kalau kamu nggak mau simpen, ya dari Rp.500.000 tersebut kamu bisa tarik lagi melalui ATM nantinya.

Tapi hanya Rp.400.000 saja yang bisa di tarik karena sisanya adalah jaminan admin perbulannya.

Oke, kebayangkan?

Setelah kamu memberikan deposit ke teller bank BCA, kamu tinggal tanda tangan, dan nggak sampai 10 menit semuanya beres. Mulai dari rekening, ATM dan Mobile banking bisa kamu gunakan kembali. (No rekening baru lho yang saya maksud).

Apakah Rekening BCA yang Sudah Mati Bisa Aktifkan Lagi?

Kalau dari pengalaman saya pribadi, jawaban singkatnya adalah tidak bisa. Yang ada adalah mengganti rekening yang sudah mati dengan yang baru.

Ya kira-kira begitulah cara mengaktifkan rekening BCA yang sudah mati, lengkap dengan berapa biaya mengaktifkan kembali rekening BCA yang sudah mati.

Pokoknya ngak terlalu ribet dan memusingkan, ketimbang berurusan dengan birokrasi lainnya atau bank sebelah deh. hehehe

Sejauh ini saya juga puas dengan pelayanan pihak bank BCA yang ramah-ramah dan gercep.

Masih bingung? Okedeh, kamu tulis pertanyaan kamu di kolom komentar ya, nanti segera saya jawab… Selamat mencoba ya..

A part-time blogger, content writer, and WordPress enthusiast. Craving for everything about SEO and digital marketing.

Tinggalkan komentar