10 Cara Cerdas Menghilangkan Rasa Malas dan Lebih Produktif

Cara menghilangkan rasa malas ini saya lakukan hingga saat ini. Berbeda dengan diri saya saat masih berada di bangku SMA.

Saya seorang pemalas, kurang motivasi, dan tidak tau mau kemana.

Akibatnya, saya tidak pernah melakukan hal-hal berikut ini:

  • Belajar dengan serius, akibatnya terbiasa mencontek teman ketika ada PR maupun ketika ada Ujian.
  • Merencanakan masa depan dengan baik.
  • Peduli terhadap personal growth, atau mengembangkan keterampilan, minat dan bakat.

Semua yang saya lakukan adalah hanya untuk kesenangan semata.

Ketika kuliah hingga tamat, sepertinya tidak ada perubahan yang berarti. Titik baliknya adalah ketika mulai bekerja dan harus mulai hidup teratur.

Memang sayang sekali rasanya ketika menyadari sudah sekian tahun waktu saya terbuang percuma. Namun ketimbang menyesali hal yang sudah berlalu, saya memilih untuk maju dan mulai untuk berkembang.

Saya ingin sukses!

Saya memulai langkah untuk maju, dan mulai menekuni salah satu hobi saya.

Awalnya memang tidak mudah, tapi saya tidak ingin menyesal dua kali. Meskipun belum sukses, paling tidak saya sedikit bisa melawan rasa malas yang sering datang.

Untuk itu pada artikel ini saya ingin berbagi. Cara menghilangkan rasa malas yang saya lakukan belakangan ini, agar lebih produktif dan merasakan hidup lebih produktif dan bermakna.

1. Ikhlas Dengan yang Berlalu

Seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya, cara beranjak dari lembah kemalasan yang pertama adalah mengikhlaskan apa yang sudah berlalu.

Dengan begitu, pikiran akan jadi lebih tenang. Kalau saya dulu tidak mau belajar dan malas membaca its okay. Itu adalah saya yang dulu.

Karna waktu tidak dapat diputar kembali.

Percayalah, setelah kita berdamai dengan masa lalu, kita akan berteman dengan masa depan.

2. Memotivasi Diri Sendiri

Cara mengatasi rasa malas yang kedua adalah dengan memotivasi diri sendiri.

Tidak ada motivasi yang datang dari luar! itu yang saya yakini hingga saat ini. Semua hanya diri sendiri

Dwane Jhonson pernah bilang begini:

“jika kamu tidak melakukan apapun setelah pulang kerja, itu bukan karna kamu capek. Tapi karna kamu nggak punya motivasi.”

Motivasi saya untuk tidak malas adalah, anak-anak yang sudah mulai tumbuh. Semakin besar, tentu kebutuhan akan bertambah.

Kalau saya malas, maka mereka akan susah untuk berkembang. Kalau kamu, apa yang menjadi motivasimu?

3. Melawan Kebiasaan Menunda

Beberapa kali saya membaca hasil penelitian Dr. Pychyl and Dr. Sirois yang dimuat di New York Times. Kebiasaan menunda atau procrastination pada awalnya tidak ada hubungannya dengan malas.

Namun lama-lama akan berubah menjadi sebuah siklus. Dan gilanya, malas dan menunda ini tidak ada bedanya lagi.

Menunda juga akan menyebabkan sebuah gairah atau niat yang dibangun untuk mengerjakan sesuatu sebelumnya perlahan luntur.

Jadi sebisa mungkin, hindari kegiatan yang berbau “menunda”.

4. Merapikan Tempat Tidur

Saya pikir merapikan tempat tidur tidak akan mengubah hidup siapapun. Tapi nampaknya anggapan saya yang satu ini salah besar.

Merapikan tempat tidur di pagi hari punya efek dalam memerangi rasa malas.

Setelah merapikan tempat tidur saya tersenyum dan tergerak untuk mengerjakan hal lain setelah merapikan tempat tidur.

Tidak hanya itu, ketika tempat tidur sudah rapi, dan dunia tidak sedang memihak saya bisa tidur di tempat tidur yang rapi dan nyaman.

5. Blok Semua Sumber Pelarian

Malas tidak timbul dengan sendirinya. Bisa jadi karena otak terlalu banyak mendapatkan hormon endorfin. Hormon Endorfin adalah hormong yang merangsang rasa senang, sejartera, dan menghilangkan rasa sakit.

Salah satu sumber peningkat hormon endorfin adalah sosial media seperti Instagram, Tiktok, dan Facebook.

Semakin banyak kita menyimpan hormong endorfin, maka otak dan tubuh semakin lemah. Untuk itu, mulai saat ini kamu mesti mengurangi intensitas penggunaan gadget.

Dan jauhkan semua sumber pelarian ketika sedang bekerja. Bilaperlu matikan sementara semua notifikasi, karena hal itu akan menjadi alasan untuk berlari mengambil gadget.

6. Olahraga

Cara menghilangkan malas dengan olahraga

Salah satu kebiasaan yang dilakukan oleh para Milyarder adalah tidak meninggalkan olahraga. Mereka menyempatkan waktu untuk berolahraga atau gym disela-sela kesibukan dan jadwal yang padat.

Tujuannya bukan untuk membesarkan otot maupun memiliki bentuk tubuh ideal. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan stamina tubuh.

Dengan olahraga, tubuh akan melakukan regenerasi dan metabolisme lebih tinggi. Sehingga energi yang dihasilkan juga lebih banyak.

Selain itu, olahraga akan membuat tidur lebih nyenyak dan pikiran jadi lebih positif.

Ingat pepatah latin “Mens sana in Corpore Sano” yang artinya dalam tubuh yang sehatterdapat jiwa yang kuat.

7. Selesaikan dari yang paling Mudah

Dalam sebuah forum Ted’s Talk, Josh Kaufman pernah membagikan tips bagaimana lebih produktif dan menghilangkan rasa malas.

Bagi kamu yang belum mengetahui siapa Josh Kaufman, dia adalah seorang penulis lepas yang sudah menjalani profesi ini lebih dari 14 tahun.

Untuk menghilangkan rasa malas, Josh selalu mulai mengerjakan hal-hal yang paling mudah terlebih dahulu. Alasannya, karena pekerjaan yang mudah lebih sedikit menguras waktu dan pikiran.

Sehingga apabila hal-hal yang mudah selesai, fokus pikiran hanya tertuju pada pekerjaan yang sulit.

Waktu akan jadi lebih efisien dan efektif.

 

8. Mandi Pagi dan Memakai Baju yang Rapi

Mandi pagi dengan air dingin adalah salah satu kebiasaan orang-orang yang sukses saat ini.

Menurut artikel yang diterbitkan alodokter, manfaat mandi pagi tidak hanya membuat tubuh terasa segar, tetapi juga baik untuk kesehatan.

Selain kesehatan fisik, mandi di pagi hari juga berdampak baik bagi kesehatan mental, termasuk meredakan gejala depresi.

Setelah mandi pagi, merias diri adalah salah satu cara untuk membuat mood dan semangat untuk bekerja semakin tinggi.

Jadi, ada baiknya menetapkan jam mandi pagi dan dilakukan dengan tidak menunda-nunda.

9. Tidur yang Cukup

Kurang istirahat dan kurang tidur akan menyebabkan badan letih dan sulit fokus. Akibatnya rasa malas akan semakin menjadi-jadi.

Tidak hanya itu, kurang tidur akan menyebabkan terlambat bangun dan melewatkan banyak hal baik di pagi hari.

Salah satunya adalah olahraga, sarapan, dan mandi pagi.

Usahan tidur dengan minimal 6-9 jam agar tubuh kembali segar.

Elon Musk dalam podcastnya mengatakan bahwa ia tidur minimal 6 jam perhari. Apabila kurang dari itu, produktivitasnya akan terganggu. So jangan berfikir bahwa kita itu hebat karena bekerja terus menerus tanpa istirahat.

Yang ada malah tipes!!!

10. Jangan Rusak Siklus yang Sudah Dibuat

Tubuh manusia memiliki kemampuan untuk mengikuti ritme dan siklus tertentu. Ketika sudah memiliki pola dan  kebiasaan yang baik, jangan pernah untuk merusaknya.

Contoh saja ketika kita sudah rutin melakukan fitness dan angkat beban, tubuh yang sudah terbiasa tidak akan merasakan sakit dan nyeri seperti saat baru mulai angkat beban.

Demikianlah cara menghilangkan rasa malas yang berlebih. Malas memang penyakit yang dimiliki oleh setiap orang, namun mengalahkan rasa malas tidak dilakukan oleh setiap orang.

Mulailah bangun, olahraga, mandi, susun rencana 1 bulan kedepan, 1 tahun kedepan, 10 tahun kedepan, dan mulai kurangi penggunaan SmartPhone dan sosial media.

A part-time blogger, content writer, and WordPress enthusiast. Craving for everything about SEO and digital marketing.

Tinggalkan komentar