6 Penyebab Kartu ATM BRI Disable dan Cara Mengatasinya

Pernahkah kamu mengalami kendala disable dalam menggunakan ATM BRI? Tahukah kamu apa penyebab kartu ATM BRI disable? Banyak orang merasa panik saat tidak bisa menggunakan ATM.

Mereka berfikir bahwa ketika ATM disable maka saldo yang dimilikinya pun akan hangus.

Namun ternyata anggapan ini salah besar.

Meskipun status ATM disable saat digunakan, namun saldomu akan tetap aman. Adanya status disable ini tentu memiliki sebab tertentu.

Sebab utamanya adalah adanya perlindungan BRI agar akun ATM tidak sembarangan digunakan.

Baca juga: Cara Membuat Rekening BNI Prakerja Terbaru

Ini Dia Penyebab Kartu ATM BRI Disable

Status disable yang terjadi pada ATM BRI mu, membuatmu tidak bisa melakukan aktifitas apapun pada ATM. Namun tenang saja, kamu masih bisa melakukan transaksi dengan menggunakan akun m-banking atau internet banking.

Meskipun begitu, kamu tetap harus mawas diri saat terjadi status disable pada ATM BRI mu. Maka dari itu, kamu perlu tahu apa saja yang jadi penyebab kartu ATM BRI disable. Berikut ini beberapa sebab dan penjelasannya:

1. Kesalahan PIN ATM

Setiap kali kamu mendaftarkan ATM, kamu pasti mendapatkan instruksi untuk membuat PIN. PIN ATM ini sangat berguna untuk menjaga keamanan ATM.

Karenanya sebaiknya gunakan PIN yang mudah kamu ingat namun tetap aman dengan kode unik.

Dalam memasukkan PIN, BRI hanya memberikan batas hingga 3 kali coba. Jika dalam 3 kali coba kamu tetap salah memasukkan PIN, maka kemungkinan besar akun ATM akan terblokir atau mendapat status disable.

Hal tersebut sengaja dilakukan oleh pihak BRI untuk tetap mengamankan akun ATM agar tidak digunakan oleh selain pemilik ATM tersebut.

2. ATM Terbobol

Penyebab yang kedua ini sangat berbahaya. Siapapun bisa membobol ATM mu jika mendapatkan kesempatan. Pembobolan ATM ini juga jadi penyebab ATM mendapatkan status disable.

Namun biasanya sebab disable karena kasus bobol ini, diajukan sendiri oleh pemilik ATM. Hal ini dilakukan agar pembobol tidak lagi bisa menggunakan akun ATM untuk bertransaksi.

Pembobolan bisa terjadi karena PIN yang digunakan kurang aman atau memang terjadi kebocoran informasi data dari orang di sekitarmu. Karenanya sangat penting menjaga kerahasiaan informasi ATM.

3. PIN ATM Terlalu Lama Tidak Update

Salah satu kebijakan bank BRI dalam layanan ATM, adalah setiap nasabah harus mengupdate atau mengganti PIN ATM dengan kode yang baru.

Hal ini tentu tidak dilakukan setiap hari, namun dilakukan dalam beberapa waktu pemakaian ATM.

Mengapa harus update? Pihak BRI ingin semua nasabahnya selalu dalam kondisi aman. Maka dari itu, pemilik ATM harus melakukan pergantian PIN pada batas waktu yang sudah ditentukan.

Apabila kami tidak pernah mengganti PIN, maka pihak BRI akan secara otomatis mendisable status penggunaan ATM. Sehingga mau tidak mau kamu harus mengurusnya ke pihak BRI.

Penggantian PIN ATM BRI ini bisa menjadi salah satu cara menghindari kasus pembobolan ATM.

4. Kecurigaan Pihak Bank BRI

Setiap bank pasti memiliki beberapa aturan yang menjadi pegangan agar akun nasabah selalu aman. Hal ini juga berlaku pada bank BRI. Ada beberapa hal yang disinyalir sebagai tindak kejahatan terhadap akun ATM.

Saat tanda-tanda ini terbaca oleh sistem sebagai ciri penyalahgunaan, maka pihak BRI akan secara langsung melakukan tindak disable pada akun ATM tersebut. Hal ini dilakukan demi keamanan ATM mu.

5. Adanya Tindakan Salah Guna ATM

Seperti halnya pembobolan, penyalahgunaan lain pada akun ATM juga bisa jadi penyebab ATM BRI disable. Contoh kasus penyalahgunaannya adalah seperti pemerasan, pengelabuan, dan lain sebagainya.

Dalam hal ini, status disable bisa dilakukan secara otomatis oleh pihak BRI maupun nasabah itu sendiri yang meminta. Namun karena ciri penyalahgunaannya tidak mudah dikenali, maka biasanya nasabah itu sendiri yang meminta dilakukannya status disable pada ATM.

6. Skimming

Pernahkah kamu mendengar istilah slimming? Skimming merupakan istilah yang digunakan pada tindakan pencurian data akun nasabah yang tertera pada kartu ATM.

Terjadinya skimming ini tentu akan berujung pada tindak kriminal yang merugikan. Karenanya sebaiknya dilakukan status disable pada ATo BRI mu.

Cara Mengatasi Status Disable Pada ATM BRI

Cara mengatasi ATM BRI disabl

Setelah mengetahui berbagai penyebab kartu ATM BRI disable di atas, maka selanjutnya kamu perlu tahu bagaimana cara tepat untuk mengatasi kondisi ini. Kamu tidak perlu khawatir lagi karena ada cara yang tepat untuk mengatasi hal ini.

  • Pertama kamu bisa gunakan mobile atau internet banking sebagai media transaksi. Sehingga kamu tidak perlu lagi menggunakan ATM.

Apalagi mobile dan internet banking ini didesain sangat fleksibel dan memudahkan para penggunanya. Kerahasiaan data akun mobile atau internet banking juga lebih aman dibandingkan dengan kartu ATM.

  • Cara kedua, kamu bisa mendatangi secara langsung kantor cabang BRI. Di sana kamu bisa mengantri pada customer service. Mintalah untuk mengaktifkan kembali akun kartu ATM mu. Sehingga kartu ATM bisa digunakan kembali.
  • Selanjutnya kamu bisa menghubungi call center BRI yang ada di nomor 14017. Dari call center ini, kamu bisa adukan berbagai keluhan terkait akun BRI mu.
  • Terakhir, lakukan segala tindakan yang mengarah pada aktivitas menghindari terjadinya status disable dan tetap mengamankan akun BRI mu.

Baca juga: 3 Rekomendasi Rekening BCA Bebas Biaya Admin dan Bebas Ribet

Trik Menghadapi Penyebab Kartu ATM BRI Disable

Sebelum kejadian disable kartu ATM BRI, tenang saja karena kamu masih bisa menghindari terjadinya disable tersebut.

Apa yang harus dilakukan?

Berikut ini bisa kamu catat beberapa trik mudah melindungi akun dan menghindari terjadinya status disable:

1. Ganti PIN Secara Berkala

Penggantian PIN secara berkala akan membantumu untuk terlindung dari pembobolan atau masalah rekening lainnya.

Dengan mengganti PIN, pihak BRI tidak akan melakukan tindak disable secara tiba-tiba karena akun ATM mu akan terbaca aman.

Untuk melakukan pergantian PIN ini biasanya bisa kamu lakukan sendiri pada mesin ATM. Jika kamu kurang paham dengan caranya, kamu bisa datang ke kantor BRI terdekat dan menanyakan terkait tahapannya.

2. Rahasiakan dan Lindungi PIN

Kerahasiaan PIN ATM, menjadi hal yang sangat penting untuk dijaga. Meskipun itu orang terdekat sekalipun, pastikan kamu tidak memberikan informasi apapun terkait PIN tersebut.

Kecuali kamu dalam kondisi darurat yang mengharuskan bantuan orang lain untuk menggunakan ATM mu. Setelah pengguna darurat tersebut, kamu bisa mengganti PIN agar lebih aman.

3. Lakukan Pantauan Berkala Pada Rekening

Memantau pemakaian rekening juga tidak kalah penting sebagai cara terhindar dari status disable akibat tidak amannya rekening ATM BRI.

Kamu bisa secara rutin mencetak record penggunaan rekeningmu. Proses ini bisa kamu lakukan baik di mesin ATM maupun kantor BRI.

4. Hindari Menggunakan Mesin ATM Bank Lain

Kartu ATM BRI kerap kali difasilitasi dengan layanan link, yang artinya kamu bisa akses transaksi menggunakan mesin ATM bank lain meskipun kamu menggunakan ATM BRI. Mungkin hal ini terlihat sepele bagi kebanyakan orang.

Namun jika kamu terlalu sering melakukan transaksi dari mesin ATM bank lain, maka tidak menutup kemungkinan pihak BRI akan mendisable status penggunaan ATM mu demi keamanan.

Dari penjelasan penyebab kartu ATM BRI disable dan solusinya di atas, bisa menjadi wawasan baru untuk kamu yang mungkin masih awam dalam hal keamanan ATM.

Pastikan kamu selalu menjaga keamanan ATM BRI mu. Sehingga kamu akan terhindar dari status ATM disable.

A part-time blogger, content writer, and WordPress enthusiast. Craving for everything about SEO and digital marketing.

Tinggalkan komentar