Apa Itu Personal Branding? Pengertian dan Strategi Membangunnya

Sebagai generasi millenial kita dihadapkan pada era digital yang memudahkan segala urusan, namun persaingan semakin ketat. Diri kita dituntut untuk fast moving agar bisa bersaing, membangun personal branding yang baik sudah harus dimulai dari sekarang, supaya daya saing semakin besar.

Bayangkan ada 90 Juta generasi milenial di Indonesia..

Sudahkah anda sadar, banyak skill dan keterampilan yang anda kuasai tidak hanya anda yang punya? Saya juga yakin anda pernah juga searching mencari ide, pekerjaan apa yang dapat anda lakukan saat ini.

Terserah mau dari mana, entah itu kerja ke sebuah perusahaan, freelance, usaha/bisnis mandiri. Yang penting kerja dan punya pendapatan.

Betul?…

Namun sayangnya saya harus katakan, itu semua juga susah dilakukan dengan kondisi tidak ada yang mengenal siapa anda.

Tapi tenang, susah bukan berarti tidak bisa, anda dapat mulai dari sekrang membangun brand anda supaya lebih dikenal.

Dengan personal branding, anda dapat start beberapa langkah lebih dahulu ketimbang kompetitor. Karena dengan membangun personal brand anda telah meningkatkan peluang untuk lebih di kenal terlebih dahulu ketimbang yang lain.

Tertarik untuk mulai membangun personal brand?

Baiklah kita bahas satu per satu mulai dari definisi, alasan dan cara untuk membangun brand yang solid untuk diri anda.

Pengertian Apa itu Personal Branding

Menurut Jeff Bezos (CEO Amazon) orang terkaya no 1 di dunia.

“Personal Branding adalah apa yang orang lihat dan bicarakan tentang anda, ketika anda tidak lagi berada di ruangan tersebut”.

Saya menerjemahkannya menggunakan analogi seperti ini:

Ketika anda dalam sebuah ruangan untuk melakukan presentasi, orang-orang pertamakali akan mengenali anda sebagai perwakilan dari sebuah bisnis, maka yang orang akan ingat mengenai diri anda adalah bisnis yang anda bawa.

Namun ketika dalam ruangan tersebut anda melakukan presentasi yang memukau, lengkap dengan bahasa yang mudah dimengerti, detail dan kaya akan isi. Maka Brand bisnis yang anda bawa akan perlahan mundur di belakang nama pribadi anda.

Di dalam ruangan tersebut orang-orang mulai berusaha mengingat siapa nama anda! Bukan lagi nama perusahaan yang ada dikepala mereka.

Kira-kira seperti itulah pengertian personal branding.

Berbicara mengenai brand sendiri, apa saja yang anda ketahui soal brand? apakah hanya sebatas merk dagang? Temukan jawabannya di bawah ini.

Brand Bisa Berbentuk Apa Saja

Kalau dulu anda sering menganggap bahwa sebuah brand pasti akan seperti:

“Aqua, Sanyo, KCF, dll”

Sekarang sudah berbeda dengan kondisi, dimana semua bisa dijadikan sebuah brand, termasuk nama anda sendiri.

Nah sampai disini, anda sudah bisa mengingat dan membayangkan belum kira-kira brand apa yang melekat pada pada diri anda?

Apa yang orang akan ingat, ketika mereka membicarakan tentang diri anda? Akankah anda dikenal sebagai seseorang yang ahli akuntan, drafter, programmer, sales, engineer atau freelancer?

Jawabannya anda sendiri yang tahu, anda bisa berkaca dan menilai kira-kira ciri khas apa yang orang lain sematkan pada diri anda.

Berhati-hatilah dalam menjaga citra diri anda, mulai perbaiki tingkah laku, bicara, dan penampilan

Mengapa harus membangun personal brand?

Personal branding dibuat tidak hanya untuk bisnis. Untuk membangun citra diri di kehidupan karir kerja professional pun sangat di sarankan.

Saat ini saya yakin anda telah mengetahui dimana peroses rekrutmen suatu perusahaan 90% dilakukan secara online.

Kebayang kan kalau rekruiter menggali informasi tentang anda di internet, ternyata yang mereka temukan bukanlah kualitas diri dan skill anda, tetapi malah banyak tulisan tidak penting, bahkan hate spech.

Hal-hal yang kelihatannya sepele akan menjadi masalah bukan?..

Sebaliknya, semakin banyak keahlian yang anda bagikan secara online, semakin besar pula peluang untuk mendapatkan manfaatnya.

Ada banyak manfaat yang akan didapatkan ketika anda membangun personal brand, simak manfaat selengkapnya dibawah ini.

1. Lebih dikenal Sebagai Professional

Siapa yang tidak mau dikenali orang lain dengan keahlian kita, sebagai pekerja fulltime ketika sudah membangun brand yang baik, undangan untuk wawancara pun semakin cepat dan mudah. Karena faktanya rekruiter lebih menyukai pribadi yang aktif dan kreatif.

Mereka bisa saja diam-diam kepo tentang profil anda, jadi pastikan apa yang mereka temukan di internet adalah kualitas dan kemampuan anda.

2. Lebih Percaya Diri

Personal branding akan membuat anda lebih percaya diri. Dalam proses membangun citra diri, anda akan menemui banyak kritik dari orang lain.

Namun jangan jadi pengecut, terimalah kritik yang membangun dari mereka. Kapan lagi punya korektor pribadi, gratis lagi!. Setelah melewati tahap itu, percayalah bahwa rasa percaya diri anda sudah jauh meningkat dibanding dengan sebelumnya.

3. Menjadi Pribadi yang Visioner

Selama ini banyak sekali orang-orang hanya ikut-ikutan melakukan ini itu tanpa punya tujuan yang jelas. Namun setelah anda menetapkan visi, anda akan lebih fokus untuk melakukan apa yang sudah anda rencanakan.

Tentu keahlian dan passion anda tidak akan sama dengan orang lain. Maka dengan membangun personal brand, anda akan memiliki filter, mana yang harus dilakukan dan yang tidak.

4. Mudah Membangun Bisnis

Analoginya kita ambil saja contoh CEO Tesla atau SpaceX Elon Musk, orang-orang lebih mengenal Elon musk sebagai orang yang luar biasa, cerdas dan tidak pernah gagal dalam mengelola perusahaannya.

Setelah namanya terdengar di seluruh dunia, kedepan ketika dia akan membuat perusahaan baru, akan semudah membalikkan tangan karena orang telah mengenali Brand “Elon Musk”. Orang percaya apapun yang akan dikelola oleh Elon Musk pasti berhasil.

Begitulah efek sebuah personal brand yang telah terbangun dengan baik.

5. Personal branding Meningkatkan Trust

Biasanya kalau personal brand seseorang itu bagus maka tingkat trust nya juga tinggi. Dengan Trust yang tinggi menjadikan Anda bisa mempengaruhi orang lain dengan mudah.

Karena pada umumnya orang dengan trust tinggi kata-katanya didengar oleh para audiencenya, saran-sarannya selalu diikuti dan permintaan/ apa yang dia tawarkan selalu dituruti oleh para followersnya.

Apakah belum menjadi siapa-siapa kita perlu membangun brand?

Pertanyaan ini sempat juga mengganggu pikiran saya selama menulis artikel ini, namun setelah saya membaca lebih banyak referensi, jawabnya adalah sangat perlu.

Membagikan ide dan informasi di bidang keahlian anda, akan menciptakan sebuah komunitas tersendiri dengan orang-orang sepemikiran dan minat yang sama.

Tips Membangun Personal Branding yang Baik

Membangun personal brand yang bertujuan jangka panjang, perlu di lakukan dengan cara yang baik dan melalui perencaan yang matang. Supaya anda menjalaninya tidak dalam tekanan, dan melelahkan.

So keep enjoy but serious ya…

1. Menjadi Diri Sendiri

menjadi diri sendiri adalah salah satu cara yang baik membangun brand

Bayangkan jika anda harus membangun sebuah citra diri dengan penampilan dan karakter yang palsu. Anda harus bertindak, berperilaku, berbicara bahkan dalam segala aspek yang sama sekali berbeda dengan jati diri anda.

Mungkin kalau anda baca di beberapa artikel lain, cara membangun personal brand yang baik adalah menampilkan apa yang ingin dilihat orang lain.

Tapi itu semua palsu!

Memang setiap orang bisa saja tetap punya kepercayaan terhadap apa yang anda tampilkan. Namun dalam jangka waktu yang panjang anda akan capek dan lelah karena terus menampilkan kepalsuan.

Personal branding haruslah merupakan refleksi diri anda sendiri, bukan apa yang ingin dilihat oleh orang lain.

Memang membutuhkan waktu untuk bisa memahami diri sendiri, tetapi ketika ketika sudah menemukan pemahaman yang kuat terhadap diri sendiri. Anda akan enjoy dalam menjalaninya.

2. Belajar Berbicara di Lingkungan Professional

berbicara adalah salah satu cara untuk mebangun personal brand diri sendiri

Cobalah berbicara di forum professional, ungkapkan ide dan pengalaman mengenai pekerjaan anda. Tunjukkan bahwa anda ahlinya dibidang tersebut. Dan perlu di ingat anda harus berani dan percaya diri dalam menyampaikan ide anda.

Ya walaupun nantinya tidak semua akan setuju dengan ide anda. Akan ada kritik, itu bukan masalah seharusnya. Justru jadikan masukan yang membangun.

Justru anda harus berterimakasih pada mereka yang mau mengkritik anda. Dengan terbuka menerima kritik, maka langkah untuk maju semakin baik.

Kritik adalah koreksi gratis untuk kebaikan diri sendiri.

3. Membangun Personal Brand Secara Online

membangun citra diri sendiri secara online

Membangun brand secara online berarti anda wajib mengawasi dan terus mengembangkannya secara kontinu. Anda perlu melakukan improvisasi terus menerus. Supaya proses membangung brand anda berhasil.

Anda wajib memiliki pertanyaan-pertanyaan seperti dibawah ini selama membangun brand secara online.

  • Apakah Anda memiliki akun media sosial?
  • Jika ya, apakah akun Anda tersebut menampilkan segala informasi tentang Anda?
  • Di Akun media sosial Anda sudah menampilkan diri Anda yang profesional?
  • Sudahkah anda menggunakan fotografi yang berkualitas?
  • Apakah Anda berinteraksi dengan orang lain dan saling berbagi konten?
  • Anda sudah memiliki sebuah website profesional?

Salah satu cara yang bagus untuk bisa ditemukan secara online adalah dengan membangun website/blog pribadi. Karena dengan website anda memilki kontrol lebih terhadap keberadaan Anda secara online.

Dan akan sangat baik apabila Anda bisa memberikan konten-konten yang sesuai dengan keahlian yang anda miliki.

Apalagi saat ini harga domain dan hosting semakin murah, jadi tidak ada salahnya untuk membangun website pribadi untuk membangun personal brand anda.

Seperti website ini, saya buat khusus untuk menuangkan apa yang ingin saya tulis. Juga bertujuan untuk mempromosikan diri melalui tulisan-tulisan.

Selanjutnya, cobalah untuk search nama anda di search engine. Perhatikan apa yang muncul mengenai nama anda di hasil pencarian. Pastikan anda sudah menghilangkan semua kegiatan negatif yang mempunyai rekam jejak digital.

hasil search membangun personal branding di internet
Hasil search nama di Google

4. Terbuka Untuk Belajar Hal Baru

Adalah penting untuk terbuka terhadap hal-hal baru, karena sejatinya kita tidak tahu jalan mana yang akan membawa kita dalam kesuksesan.

Belum tentu pekerjaan saat ini akan bertahan selamanya. Perubahan jenis pekerjaan semakin cepat. Sepuluh tahun lalu tidak ada online shop, sekarang jumlahnya ribuan.

Tren seperti ini perlu anda sadari dan ikuti, ilmu pengetahuan yang kita pahami saat ini harus di upgrade, dan diperbaharui. Supaya kedepan tetap relevan dan siap menghadapi perubahan era.

Memang membutuhkan waktu untuk membangun personal branding. Jika Anda tidak bisa tetap commite, segala usaha Anda akan menjadi sia-sia.

Tetapi ketika brand anda sudah dikenal berbagai kesempatan baru akan datang kepada Anda. Orang-orang akan mulai melihat bahwa Anda memang memahami apa yang Anda katakan.

Strategi Membangun Personal Brand Secara Online

Poin penting yang ingin saya catatkan disini adalah dengan melakukan branding secara online. Dengan kemudahan era digital ini, sayang sekali kalau anda tidak memanfaatkan teknologi untuk menunjang citra diri.

Membangun Personal Brand memang membutuhkan waktu yang tidak sekejap. Perlu konsistensi dan pengorbanan, baik itu waktu, tenaga dan pikiran.

Namun setelah berhasil membangun personal brand diri sendiri, peluang bisnis dan professional employee akan sangat mudah.

Dalam membangun personal brand, sebaiknya anda mempersiapkan langkah-langkah yang akan anda lakukan. Bisa dengan membuat skema strategi.

Apa saja yang sebaiknya dilakukan dalam jangka waktu tetentu.

Misalnya anda bisa membuatnya menjadi daftar list dan target seperti berikut ini.

1. Mulai Membangun Brand

Memulai proses membangun personal brand secara online, berarti anda perlu menentukan platform. Bisa dengan media apapun termasuk sosial media seperti Linkedin, maupun dengan website pribadi.

Sebenarnya ada banyak metode yang bisa dilakukan untuk membangun personal brand secara online. Untuk sosial media yang dapat anda gunakan, yang saya rekomendasikan adalah Linkedin.

Tapi ada satu kelemahan yang saya sadari disana, apa yang mereka utamakan untuk dibahas di komunitas linkedin sifatnya Bisnis to Bisnis. Bukan costumer to costumer. Tapi masih okelah kalau tujuan anda adalah menarik minat rekruiter.

Untuk anda yang bekerja sebagai freelancer, saat ini solusi dan media terbaik yang dapat anda gunakan adalah website pribadi.

Anda dapat menampilkan kesan lebih professional, apalagi jika nama domain website yang anda miliki berasal dari nama anda sendiri. Misal: Merryriana.com.

Mengingat saat ini membuat website sudah sangat terjangkau, opsi ini bisa anda jadikan pilihan tepat. Mulai dari Rp. 250.000 pertahun, anda sudah dapat memiliki website pribadi. Tidak yakin? silahkan cek sendiri di Niagahoster.

Kelebihan di banding Penyedia website lain:

  • Keamanan Sangat baik
  • Diskon 70% Untuk pelanggan baru
  • Gratis memilih domain sesuai keinginan
  • Customer service 24 jam online dan ramah siap membantu kendala anda.

Apabila anda ingin menggunakan platform lain selain wordpress, artikel ini dapat membantu. Platform blogging terbaik gratis.

niagahoster untuk membuat website pribadi
Membuat website pribadi

Dengan website sendiri anda juga bisa menghasilkan uang sembari membangun branding dengan tulisan anda.

Artikel ini menjelaskan bagaimana anda dapat mendapatkan uang dari website/blog pribadi anda. Cara menghasilkan uang dari website dan blog pribadi.

2. Menulis Artikel

Setelah anda memiliki website, anda perlu menuliskan konten yang sesuai dengan bidang keahlian anda. Bagikan lah walau ilmu kecil.

Buatlah uraian yang membuat orang yang membaca konten anda mejadi yakin, bahwa konten tersbut dibuat oleh orang yang betul-betul paham mengenai apa yang ditulisnya.

Begitupun ketika anda menggunakan Linkedin, buatlah tulisan mengenai pekerjaan anda. Bagikan sebuah solusi untuk masalah yang anda hadapi di lingkup pekerjaan anda tentunya.

Membuat relasi dengan influencer yang cukup tenar di Linkedin, kalau didunia artis disebut dengan pansos. Bisa mulai dari follow, like dan rajin komentar di postingan mereka. Buatlah mereka menyadari kehadiran anda terlebih dahulu.

Anda akan tahu kok kapan waktu yang tepat, anda bisa mengirimi mereka pesan pribadi untuk menyampaikan maksud dan tujuan.

3. Mempromosikan Karya Anda

Setelah membuat konten yang baik, dan sesuai dengan keahlian anda, apakah serta merta anda mendapatkan pembaca?

Jawabnya tidak, anda perlu membagikan apa yang sudah anda kerjakan. Gunakan sosial media untuk mempromosikannya dengan metode silang. Gunakan sosmed A untuk mempromosikan tulisan anda di sosmed B, begitu seterusnya.

Bergabunglah dengan komunitas yang menjalani bisnis atau pekerjaan yang sama dengan anda, karena dari sana anda dapat mempromosikan keahlian anda, sekaligus mendapatkan inspirasi apa lagi yang akan anda buat.

4. Audit dan Monitor

Anda perlu memantau dan mengamati seberapa jauh engagement audiens anda terhadap tulisan anda. Segera koreksi apabila anda berada dalam kondisi stagnan. Anda perlu improvisasi untuk mencapai hasil yang memuaskan.

Penutup

Sebagai investasi kedepan, melakukan branding pada diri sendiri adalah hal yang penting. Kalaupun tidak dalam waktu dekat anda merasakannya, percayalah anda akan merasakannya di hari esok.

Jangan khawatir untuk menampilkan diri sendiri, karena anda akan menemukan penggemar dan penikmat ide, pikiran dan tulisan yang anda buat. Kedepan hal ini adalah investasi jangka panjang yang akan membuat jalan karir dan bisnis anda lebih mudah dan dikenal.

Teruslah berkarya untuk dapat meningkatkan personal brand anda, dan selamat memulai langkah pertama anda untuk membangun masa depan lebih baik melalui personal branding .

Selamat berjuang

Share:

Tinggalkan komentar