Tidak Mudik (Lagi) Mungkin Pemberian Terbaik dariNya

Sebagai warga Indonesia tentu kata “Mudik” bukanlah hal yang asing. Perayaan tahunan ini memang sangat lekat pada setiap sudut kehidupan di negeri ini.

Iyalah, perayaan kemenangan bagi umat Islam sekaligus libur panjang setelah menjalani ibadah puasa Ramadhan sebulan lamanya.

Dobel-dobel pokoknya… Libur dobel, hati sumringah karena merayakan kemenangnan setelah berpuasa, plus dapat gaji dobel (THR) hehe….

Dulu sewaktu masih sekolah, saya tidak pernah mengira bahwa mudik juga akan menjadi salah satu bagian hal yang tidak terpisahkan dari kehidupan saya saat ini.

Namun sayangnya sampai detik ini saya tidak merasakan esensi mudik itu sendiri.

Ada saja halangan dan hambatan yang meng-gagalkan saya untuk menikmati kemeriahan mudik itu sendiri.

Tahun 2020 adalah tahun pertama saya mudik setelah 3 tahun tidak pulang ke kampung halaman.

Jujur saat itu kondisi sangat tidak memungkinkan.

Keuangan sangat sulit.!!!

Bagaimana tidak, untuk ongkos dari ibukota ke palembang saja sudah bikin kantong jebol.

Kalau tidak di angen-angen orang tua, mungkin pilihan terbaik adalah tidak mudik.

Kamu tahu berapa ongkosnya?

Uang tabungan selama setahun yang susah payah dikumpulkanpun masih kurang!.

Gila nggak tuh. Kerja setahun, capek-capek cuma habis untuk mudik. Ya mungkin karena penghasilan yang masih tergolong pas-pasan si. Bukan salah mudik juga sebenernya.

Tapi sepertinya Tuhan maha baik!

Pandemi ini bagi saya adalah sang penyelamat! Menyelamatkan beribu pertanyaan kepada orang tua di kampung, yang nyinyir mengapa anaknya tidak mudik?

Pemerintah melarang mudik waktu itu (Mei 2020).

Dalam hati kecil saya, itu lah sang penyelamat. Apakah bagi orang lain berarti sama?

Oh, belum tentu.

Bagi orang lain dan negara di seluruh dunia, hal ini adalah bencana. Membuat banyak orang kehilangan pekerjaan dan penghasilan.

Disisi lain, saya malah bersyukur.

Ya Tuhan, dan saudara-saudaraku, mohon maaf atas rasa tidak tahu diri ini!

Saya sedikit berbahagia karena tidak bisa mudik.

Ayah dan Ibu, setidaknya kalian tidak berat memikirkan jawaban para tetangga mengenai ” Kemana anakmu kok tidak pulang?”

Tahun 2021 Tetap tidak Bisa Mudik

Tahun ini?

Kembali saya bersujud syukur karena tidak bisa mudik lagi tahun ini.

Terlepas dari apapun kontroversi yang dibuat pemerintah saat ini, terus terang saya merasa diuntungkan.

Masalah yang saya hadapi lebih parah!.

Perusahaan tempat saya bekerja kolaps.

Seketika semua planning untuk mudik tahun ini berantakan. Bahkan istri saya sudah sibuk memplaning tiket perjalanan, tanggal, dan berbagai macam keperluan mudik hanya bisa murung.

Boro-boro memikirkan mudik. Memikirkan penghasilan untuk biaya hidup saja sudah mau menangis rasanya.

Dalam sekejap sumber penghasilan hilang.

Pekerjaan yang menopang biaya hidup keluarga kecil saya lenyap dalam sekejap.

Saat itu saya berada dalam keputus asaan.

Ya Tuhan….

Mengapa begini lagi?…

Kamu tahu apa jawaban terbaik dari Tuhan yang saya dapat?

Yes, tahun ini pemerintah kembali melarang kita untuk mudik!.

Semua pikiran seolah menjadi ringan.

Kekhawatiran yang saya rasa tahun lalu kembali sirna.

Saya tidak tidak tahu hal ini benar atau tidak. Yang jelas, keadaan ini setidaknya patut saya syukuri.

Walau tidak semua orang tidak merasakan hal ini adalah sebagai anugerah dan keuntungan.

Setidaknya saya memahami, semua yang terjadi di dunia adalah yang terbaik untuk setiap hambaNya pada saat itu juga.

Jadi, apapun kondisinya, setiap kejadian adalah yang terbaik dariNya.

A part-time blogger, content writer, and WordPress enthusiast. Craving for everything about SEO and digital marketing.

Tinggalkan komentar